SEORANG BUDAK BERUMUR 3 TAHUN INI MENANGIS SAMBIL BERTERIAK “AKU TAHU DIMANA MAYATKU DISEMBUNYIKAN!” BANYAK ORANG TIDAK PERCAYA TAPI AKHIRNYA… – MEDIA OHSEM

SEORANG BUDAK BERUMUR 3 TAHUN INI MENANGIS SAMBIL BERTERIAK “AKU TAHU DIMANA MAYATKU DISEMBUNYIKAN!” BANYAK ORANG TIDAK PERCAYA TAPI AKHIRNYA… – MEDIA OHSEM

 

Kisah ini adalah kejadian nyata yang terjadi di Belgium, terjadi pada seorang anak kecil berumur 5 tahun. Anak ini tinggal di pinggiran kota di Belgium bersama dengan orangtuanya.

Sejak umur 3 tahun dia sudah boleh berbicara dengan cukup lancar sehingga orangtuanya mengira mereka sudah melahirkan seorang anak yang sangat pintar.

Suatu hari, anak ini berkata ke seluruh penduduk desa, “Aku tahu dimana mayatku disembunyikan!”

Orangtuanya kebingungan dan menganggap anaknya ini hanya bergurau kerana itu mereka pun tidak mempedulikannya. Tapi bagaimanapun juga, anak ini terus mengatakan hal yang sama dan bersikeras yang dia tahu bagaimana caranya dia dibunuh.

Setelah beberapa bulan seperti itu, orangtua dan penduduk desa pun tidak punya pilihan lain selain untuk mendengarkan anak ini.

Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh anak ini sepenuhnya, mereka tahu yang anak ini adalah salah 1 dari sedikit orang dari bangsa ini, bangsa Druze, yang mengalami hal khusus.

Mereka ingat saat anak ini lahir, dia memiliki sebuah tanda merah diatas dahinya yang dipercaya yang anak ini memiliki ingatannya di kehidupannya yang sebelumnya.

Anak kecil ini terus mengatakan yang dia dibunuh dengan kapak di kehidupannya yang sebelumnya dan dia ingat yang pembunuhnya masih hidup.

Para tetua desa merasa hal ini mulai serius kemudian memeriksa tempat yang ditunjukkan oleh si anak kecil, tapi mereka tidak menemukan apapun selain puing-puing dan rumah-rumah kosong.

Mereka pun meninggalkan tempat itu dan menganggap hal itu hanya mitos. Tapi suatu hari di tengah jalan anak kecil ini kemudian berteriak histeria sambil menangis, “Kamu, kamu yang membunuh saya dengan kapak!”

Katanya sambil menunjuk seorang asing yang tidak dia kenal. Melihat hal ini, orangtua dari anak ini merasa malu dan meminta maaf pada penduduk desa kerana anak ini tidak boleh tenang dan terus histeria.

Beberapa penduduk desa mengatakan, “Kalian keluarlah dari desa ini!”

Tapi tak disangka beberapa hari kemudian lelaki yang dituduh membunuh itu mengakui 1 hal, “Benar kata anak itu, aku pernah melakukan dosa yang sangat besar puluhan tahun yang lalu.”

Penduduk desa yang lain sangat terkejut dan mulai memeriksa tempat yang ditunjukkan oleh anak kecil itu dan setelah menggali bekas puing-puing, mereka menemukan mayat yang tanpa disangka juga sudah rusak cukup parah.

Melihat sisa-sisa mayat itu, si penjahat pun tersadar dan tidak berapa lama kemudian, dia ditangkap kerana kesalahan yang dilakukannya itu. Sejak malam itu, si anak kecil tidak pernah lagi berteriak ketakutan atau menangis tiba-tiba dan dia menjadi seperti anak kecil biasa.

Entah hanya kebetulan atau ada hal gaib yang terjadi, kes itu akhirnya terselesaikan dan semuanya berakhir baik.

Alih Bahasa : OHTrending.online

Sumber :MediaOhSem

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password